SHARE

Sebelum saya menulis sedikit mengenai tugas  psikologi perkembangan lulusan SLTA, berikut saya tuliskan dulu mengenai tujuan rubrik  psikologi dan sedikit mengenai apa itu psikologi.

Dalam rubrik psikologi yang ada di portal  Kamisetembang ini, tujuan khususnya adalah dalam ranah psikologi industri yang manfaatnya adalah untuk konsultasi seputar psikologi kerja dan konsultasi pengembangan karir. Namun secara umum bisa konsultasi atau update informasi mengenai psikologi dengan kekhususan yang lain seperti pendidikan, perkembangan dll.

Pengertian psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku manusia, baik sebagai individu maupun dalam hubungannya dengan lingkungannya. Tingkah laku tersebut berupa tingkah laku yang tampak maupun tidak tampak, tingkah laku yang disadari maupun yang tidak disadari.

Pada hakekatnya tingkah laku manusia itu sangat luas, semua yang dialami dan dilakukan manusia merupakan tingkah laku. Semenjak bangun tidur sampai tidur kembali manusia dipenuhi oleh berbagai tingkah laku. Dengan demikian objek ilmu psikologi sangat luas. Karena luasnya objek yang dipelajari psikologi, maka dalam perkembangannya ilmu psikologi dikelompokkan dalam beberapa bidang, yaitu :

  1. Psikologi Perkembangan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku yang terdapat pada tiap-tiap tahap perkembangan manusia sepanjang rentang kehidupannya.
  2. Psikologi Pendidikan, yaitu ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam situasi pendidikan.
  3. Psikologi Sosial, ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dalam berhubungan dengan masyarakat sekitarnya.
  4. Psikologi Industri, ilmu yang mempelajari tingkah laku yang muncul dalam dunia industri dan organisasi.
  5. Psikologi Klinis, ilmu  yang mempelajari tingkah laku manusia yang sehat dan tidak sehat, normal dan tidak normal, dilihat dari aspek psikisnya.

Namun sejalan dengan perkembangan maka mulai muncul sub spesialis dalam ilmu psikologi, yaitu turunan-turunan dari bidang-bidang tersebut diatas,misalnya psikologi konsumen, psikologi forensik, psikologi olah raga dan lain-lain.


Psikologi Lulusan SLTA

Dalam tulisan saya yang pertama ini saya akan sedikit menyampaikan tinjauan mengenai tugas psikologi perkembangan lulusan SLTA, akan saya tulis secara praktis saja agar mudah di aplikasikan, terutama adik2 kelas kita yang baru lulus,atau para alumni yang mempunyai putra baru lulus. Tinjauan ini bukan menekankan persoalan lulusannya, tetapi tugas perkembangan pada usianya.

Lulusan SLTA kalau ditinjau dari usia adalah usia transisi antara tugas perkembangan mencari identitas dan peran di masa remaja (usia 13 – 19 tahun), dan mencari keintiman dimasa dewasa (20-39 tahun). Pencarian identitas ditandai dengan mencari role model untuk dirinya, yang dicari dari dalam rumah (orang tua) dan model diluar (public figure, artis ataupun teman sebayanya). Keintiman dimulai dengan masuk kuliah atau dunia kerja , dimana mereka bergaul dengan orang-orang dari berbagai latarbelakang ditempat kerja ataupun ditempat kuliah. Kegagalan perkembangan di masa ini akan membuat mereka merasa terisolasi dari pergaulan.

Lulusan SLTA yang kuliah atau bekerja mempunyai  internal  konflik antara memenuhi  perkembangan di masa ini dengan memenuhi  juga perkembangan dalam karir kerja ataupun capaian akademik. Maka yang bisa kita lihat adalah bagaiamana mereka memutuskan menikah sebelum kuliah selesai atau  kuliah berantakan karena relationship yang tidak mendukung prestasi belajar. Kalau yang kita lihat di dunia kerja, mereka tidak sabar mencapai karir puncak yg didefinisikan dengan penghasilan yang besar untuk segera menikah dan mewujudkan angan-angan dan mimpinya bisa beli ini dan beli itu. Mereka begitu tidak sabar sehingga yang terjadi bisa bosan ditempat kerja atau kerja tidak optimum.

Pesan saya untuk adik-adik kelas yang yang baru lulus :

  1. Yang memutuskan untuk kuliah, optimalkan masa kuliah dengan capaian akademik tertinggi baik dalam pencapaian prestasi kuliah dan relationship dengan lingkungan, tidak malas berbaur dengan lingkungan berorganisasi dan open mind untuk menerima segala informasi dan memperbanyak jaringan teman dan organisasi dalamrangka menunjang prestasi kuliah dan prestasi hidup nantinya.
  2. Yang memutuskan bekerja, bersabarlah dalam meniti karir terus perbanyak kemampuan dan pengalaman dengan cara belajar terus menerus (membaca, diskusi, bertanya, mungkin kuliah formal jika sempat), niscaya karir indah akan datang dengan sendirinya, gadis pujaan dan cowok pujaanpun akan datang dalam suasana bergairah dalam mencapai prestasi kerja. Jadikan pekerjaan sebagai lentera jiwa (passion), sehingga akan selalu tuntas dan sempurna. Tidak tenang kalau kerja tidak tuntas dan tidak sempurna. Karir adalah bukan masalah kita bekerja pada posisi apa, tetapi bagaimana kita enjoy dalam setiap proses kerja yang kita lakukan.

Demikian tulisan pertama semoga bermanfaat bagi adik-adik kelas kita yang sedang meniti karir dalam dunia pendidikan ataupun dunia kerja.

Pustaka : Perkembangan Psikososial  by  Erik Erikson dan fenomena belajar pribadi.

(Kiriman : Sugeng Utoyo)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY