SEJARAH SINGKAT KAMISETEMBANG

 

 

 

STM Pembangunan Semarang merupakan 1 dari 10 sekolah di Indonesia yang memiliki keunikan. Diresmikan pada tanggal 7 Juni 1971 oleh Presiden Republik Indonesia, HM. Soeharto melalui Proyek Perintis Sekolah Teknologi Menengah Pembangunan Semarang, cikal bakal atau rintisan berdirinya Sekolah Menengah Kejuruan lainnya. Berawal sebagai STM Perintis Pembangunan, maka pada tahun 1985 nama sekolah berubah menjadi STMN Pembangunan Semarang. Tahun 1995, namanya berubah menjadi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SKMN) 7 Semarang. Lama pendidikan sekolah berbasis vokasi ini adalah 4 (empat) tahun. Satu dari sekolah yang unggul dalam menghasilkan tenaga berkompeten.

Sebagai sekolah yang lebih dibanding SMK lainnya, tidak diragukan lagi SMKN 7 Semarang memiliki kontribusi tinggi dalam penyiapan daya saing SDM, penyerapan tenaga kerja, pengembangan kewirausahaan, dan pendorong inovasi dan kreativitas di bidang teknologi. Lulusan atau alumni ini sudah tergabung dalam organisasi masyarakat resmi berbadan hukum yang disebut KAMISETEMBANG.

KAMISETEMBANG atau Keluarga Alumni STM Pembangunan/SMK N 7 Semarang merupakan wahana bagi para alumni untuk bersilaturrahmi, memperluas jejaring kerja dan usaha, aksi sosial terhadap sesama dan mendukung kemajuan almamater dan SMK pada umumnya. KAMISETEMBANG berdiri secara legal sebagai perkumpulan sejak terbit Akta Notaris TH. Titi S.A.D.W Bagiono, SH Nomor 2, tanggal 21 Mei 2018. Sebagai paguyuban alumni SLTA pertama dan terbesar di Indonesia, jejaring KAMISETEMBANG sudah mendirikan berbagai cabang seperti di Kudus dan sekitarnya, Ungaran-Salatiga-Ambarawa, Cilegon, Banten, Tangerang Raya, Bogor, Bekasi, Cirebon, Balikpapan, Bontang, Jawa Timur, dan sekitarnya.* (g)

 

 

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *